Senin, 13 Agustus 2012

Bosen jadi Karyawan ? Yuk, Mulai Usaha Sendiri


Bosen jadi Karyawan ? Yuk, Mulai Usaha Sendiri

Sudah berapa tahun jadi karyawan? Sudah puas dengan posisi di kantor saat ini ? Ah, pertanyaannya terkesanmenyakiti hati ya ? padahal, sebenarnya pertanyaan itu biasa saja. Hanya efeknya yang membuat kita sedikit termenung. Kita akan menjawab pertanyaan itu dengan berbagai jawaban. Iya’kan ?
Bekerja sebagai karyawan bertahun-tahun belum tentu memberi kita kepuasan. Pasti pernah ada niat dan rencana membuka usaha sendiri apapun itu. Menjadi wirausahawan patut dipertimbangkan, namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum kita benar-benar menjadi wirausahawan.
Setidaknya, ada dua hal yang perlu dipertimbangkan:
  1. Ambilah cuti di luar tanggungan perusahaan, persiapkan dengan matang segala rencana. Setelah yakin dengan semua persiapan mental dan finansial kita sudah bisa memulai berbisnis meski di masa cuti. Jika usahasemakin berkembang , ini saatnya untuk fokus. Mungkin awalnya usaha anda bisa dilakukan secara sampingan. Namun bila usaha semakin berkembang, sudah saatnya merawat usaha anda dengan lebih fokus. Lakukan evaluasi dan persiapkan semuanya dengan lebih baik. Karena tidak ada kata gagal dan putus asa bagi jiwa entrepreneur.
  2. Siapkan manajemen sejak dini. Usahakan membuat sistem manajemen yang sederhana. Misalnya, bisnis cetak foto, yang diawali dengan manajemen sederhana. Apakah saatnya membuka tempat cetak foto di tempat lain? Meski sederhana, sebaiknya masalah keuangan diawasi langsung.
Nah, coba hitung-hitung deh berapa keuntungan dari bisnis sampingan yang sudah dimulai? Apakah sudah menyamai gaji di kantor ? Sederhana saja cara menghitungnya, misalnya dalam satu bulan hanya mendapatkan gaji Rp. 1.5 juta sedangkan bisnis cetak foto bisa menghasilkan dua kali lipat per bulannya . Mungkin sudah saatnya yang sampingan ini jadi yang utama dan mewujudkan impian wirausaha anda. Saat ini banyak orang sudah melakukan bisnis baik yang membeli franchise, menjadi partner atau punya usaha baru. Beberapa pertanyaan lagi yang mungkin kita sering sampaikan dalam sebuah seminar atau kepada teman-teman kita. Bisnis apa yang bisa bertahan? Bagaimana ya kompetisinya? Kira-kira siapa ya konsumen kita? Keuntungannya gimana ya? Dan banyak lagi pertanyaan yang memang sudah ada jawabannya…
Kalau serius membuka atau memulai bisnis baru, rumusan yang paling wajib adalah peluang pasar. 
Yup!. Peluang pasar akan mempengaruhi bisnis apa yang akan kita jalani. Sekarang, ambil kertas dan pensil. Urutkan usaha apa yang ingin anda jalankan? Cetak ID Card, cetak foto digital, juice, jualan somay atau mau cetak mug dan boneka atau yang lainnya? Semuanya punya pasar bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar